Mengelola Stres dan Kecemasan Ibu Hamil di Masa Pandemi

Kecemasan dan stres saat masa pandemi hampir dialami oleh sebagian besar kalangan, termasuk diantaranya adalah ibu hamil dan menyusui. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekhawatiran pada ibu hamil mengalami peningkatan lebih dari 50,67%, yang diantaranya terkait dengan kekhawatiran akan kehamilan dan perawatan bayi mereka setelah proses persalinan (Corbett, et al., 2020). Kecemasan dan depresi saat masa prenatal dapat meningkatkan risiko keguguran, kelahiran prematur, berat badan bayi lahir yang rendah, dan menurunkan skor Apgar saat lahir (Phoswa & Khalia, 2020).

Kecemasan dan stres yang dirasakan oleh ibu perlu dikenali sejak dini sehingga tidak mempengaruhi kesehatan fisik maupun mental ibu dan bayi yang dikandungnya. Mari mengenali apa saja ciri-ciri yang dialami oleh ibu yang sedang merasa stres dan cemas. Terdapat 4 ciri antara lain ciri fisik, kognitif, afektif, dan perilaku. Ciri fisik ditandai dengan munculnya keluhan-keluhan somatis, seperti otot yang tegang; sakit kepala; sakit perut; kelelahan; perubahan pola tidur; dan perubahan pola makan. Ciri kognitif, ditandai dengan gangguan konsentrasi; bingung secara terus-menerus; munculnya pikira-pikiran negatif tentang kematian ibu dan bayi; serta takut kehilangan kendali diri. Ciri afektif juga ditunjukkan dengan munculnya perasaan kekhawatiran yang berlebihan; mudah panik; sensitif dan mudah tersinggung; merasa terisolasi dan tidak berdaya; putus asa; sulit untuk merasa bahagia walaupun sedang menanti kehadiran anak yang akan segera lahir. Ciri perilaku yang paling mudah terlihat dalam keseharian ibu yang mengalami stres dan cemas, antara lain sering menangis; tidak dapat menikmati aktivitas yang dulunya menyenangkan; sulit mengikuti rekomendasi dokter dalam upaya menjaga kesehatan ibu dan bayi; mengurung diri dan mengisolasi diri sehingga berdampak terhadap produktivitas yang menurun.

Apa yang dapat dilakukan untuk mengelola stres dan kecemasan pada ibu di masa pandemi ini ?

  1. Tingkatkan dukungan keluarga terhadap kondisi ibu. Dukungan sosial dapat membantu mengurangi dampak berbahaya dari stres-sistem imun. Penelitian membuktikan bahwa dukungan sosial meningkatkan imun tubuh saat berada di situasi stres (Baron, et.al., 1990).
  2. Adanya aktifitas fisik bagi ibu. Penelitian menunjukkan bahwa aktifitas fisik berhubungan dengan penurunan depresi dan kecemasan pada ibu hamil (Poon, et.al., 2020).
  3. Akses informasi yang benar-benar dapat dibuktikan kebenarannya (bukan Hoaks) dan batasi konsumsi berita-berita yang negatif.
  4. Menyesuaikan diri. Ada situasi yang dapat diubah namun ada juga situasi yang tidak dapat diubah sehingga ibu perlu mempersiapkan diri untuk menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi
  5. Konsultasi dengan profesional bila kondisi tidak membaik. Apabila kondisi stres dan cemas ibu tidak berkurang lebih dari 2 minggu, ada baiknya berkonsultasi dengan profesional (psikolog, psikiater).
Referensi
  • Baron, R.S., Cutrona, C.E., Russell, D.W., Hicklin, D., Lubaroff, D.M., (1990). Social Support and Immune Functions Among Spouses of Cancer  Patients. Journal of Personality and Social Psychology, 59(2), 344.352. 
  • Corbett, G. A., Milne, S.J., Hehir, M.P., Lindow, S.W., O’connell, M.P. (2020). Health anxiety and behavioural changes of pregnant women during the COVID-19 pandemic. European Journal of Obstetrics and Gynecology and Reproductive Biology, 249, 96–97.
  • Phoswa, W. N., dan Khaliq, O. P. (2020). Is pregnancy a risk factor of COVID-19?. European Journal of Obstetrics and Gynecology and Reproductive Biology, 252, 605-609.
  • Poon, L. C., Yang, H., Kapur, A., Melamed, N., Dao, B., Divakar, H., Mclntyre. H.D., Kihara, A.B., Campos, D.A., Ferrazzi, E.M., Renzo., G.C., Hod, M.  (2020). Global interim guidance on coronavirus disease 2019 (COVID-19) during pregnancy and puerperium from FIGO and allied partners: Information for healthcare professionals. International Journal of Gynecology and Obstetrics, 149(3), 273–286.

Ditulis oleh: Stefani Virlia, S.Psi., M.Psi., Psikolog
Sumber gambar: Woman photo created by drobotdean - www.freepik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed