10.10 Hari Kesehatan Mental: Gambaran Kesehatan Mental dan Peranan Keluarga
10.10 Hari Kesehatan Mental: Gambaran Kesehatan Mental dan Peranan Keluarga
Tanggal 10 Oktober adalah hari yang sangat di tunggu-tunggu. Bagaimana tidak? Hari ini adalah hari dimana tersedia banyak potongan harga di platform berbelanja online. Tapi Bapak dan Ibu, tahu kah Anda bahwa tepat di hari ini juga, seluruh dunia merayakan Hari Kesehatan Mental?
Tidak dapat kita pungkuri bahwa masih ada stigma masyarakat yang melekat erat pada kasus-kasus penyakit mental dan aktivitas konseling. Contohnya adalah penggunaan kata “gila” untuk melabel orang-orang dengan sakit mental. Padahal, tidak semuanya demikian. Kata “gila” erat kaitannya dengan makna negatif serta terkesan memalukan. Terkadang, untuk menghindari hal tersebut, individu memutuskan untuk menyimpan sendiri permasalahan mereka.
Tidak hanya itu. Kurangnya pemahaman masyarakat akan makna, penyebab dan spektrum dalam kesehatan mental juga memunculkan pandangan-pandangan negatif lain. Seperti lemah, kurang beribadah, dan lain-lain. Label-label seperti ini cenderung menganggap remeh dan membuat individu enggan mencari pertolongan konselor/ psikolog saat mereka sedang merasa tidak baik-baik saja. Padahal, sama seperti penyakit fisik yang dikonsultasikan ke dokter, tanda-tanda penyakit mental perlu dikenali dan di cek pada ahlinya (konselor/ psikolog).
Kesehatan mental erat kaitannya dengan keluarga. Sebagai unit/ kelompok terdekat, keluarga adalah pengaruh terbesar bagi kondisi psikologis seseorang. Baik berperan sebagai agen preventif atau kruatif. Sadar atau pun tidak sadar, hubungan antar suami istri, pengasuhan, serta dinamika dalam keluarga menentukan ketahanan mental setiap anggota di dalamnya. Di sisi lain, perspektif yang positif dan dukungan keluarga pada kesehatan mental sangat penting untuk proses penyembuhan. Terlepas dari apakah sumber gangguan berasal dari internal atau pun eksternal, keluarga perlu memfasilitasi anggota untuk mendapatkan pertolongan dari orang yang tepat dan menjadi media bertumbuh yang baik agar anggota keluarga bisa pulih.
Pelajari lebih lanjut mengenai kesehatan mental dan kaitannya dengan keluarga di https://rb.gy/rfgrba
Others
- Photovoice: Best Practice on Data Analysis and Publication January 24, 2026
- Prepare/Enrich Certified Facilitator Training & Case Study 2026 January 24, 2026
- Mengapa Gen Z cenderung tidak tertarik menikah? September 1, 2025
- Helping Clients Heal from Father Wounds July 16, 2025
- Bisa romantis tapi gak kompak ngasuh anak? July 3, 2025

