Ulasan: Kenali Gangguan Depresi

Ulasan: Kenali Gangguan Depresi

Selama ini banyak orang yang sering mengartikan perasaan sedih yang dirasakan sebagai tanda bahwa sedang mengalami gangguan depresi sehingga menimbulkan ketakutan dan kepanikan. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan gangguan depresi ? Gangguan depresi merupakan gangguan suasana hati atau mood yang ditandai dengan 4 ciri umum antara lain (Nevid, Rathus, & Greene, 2014) :

  • Kondisi emosional, yang ditandai dengan perubahan yang signifikan pada suasana hati/mood, mudah menangis, mudah tersinggung, sensitif, sering merasa gelisah
  • Kondisi motivasi, yang ditandai dengan tidak ada motivasi untuk melakukan kegiatan sehari-hari bahkan kehilangan minat untuk melakukan aktivitas yang menyenangkan
  • Fungsi dan perilaku motorik, yang ditandai dengan gerakan dan bicara yang lambat, sulit untuk tidur atau sebaliknya seluruh waktu dihabiskan untuk tidur, hilang selera makan, hilang gairah seksual, berat badan menurun, sering melakukan kesalahan dalam pekerjaan
  • Fungsi kognitif, yang ditandai dengan sulit berkonsentrasi, mudah lupa, banyak memiliki pikiran-pikiran negatif, ada pikiran untuk bunuh diri dan menyalahkan diri.

Setelah mengenal tanda-tanda tersebut, apa yang dapat dilakukan agar kita tidak semakin terjerumus ke dalam gangguan depresi. Ada lima tips yang dapat diterapkan :

  1. Mengoptimalkan family strength sebagai social support
    Keluarga adalah salah satu sumber dukungan sosial yang paling dekat dengan individu dimana keluarga bisa menjadi tempat untuk saling berbagi dan mendengarkan satu dengan lainnya. Mari keluarga bekerja sebagai tim sehingga terbangun komunikasi yang solid dan positif.
  2. Menerima diri sendiri
    Setiap manusia memiliki potensi dan kelebihannya masing-masing. Jangan hanya fokus pada kekurangan diri melainkan juga pada potensi/kelebihan yang dapat dikembangkan.
  3. Mengalihkan diri pada aktivitas lain yang positif (misalnya, menulis, berolahraga, meditasi, dan sebagainya) untuk tidak larut pada kondisi depresi.
  4. Menciptakan makna positif dari setiap kejadian yang dialami
    Tidak hanya fokus pada apa yang salah atau kegagalan melainkan juga belajar untuk mengapresiasi hal-hal sederhana yang terjadi dalam hidup
  5. Apabila kondisi depresi tidak berkurang lebih dari satu bulan, sebaiknya mencari bantuan profesional (psikolog, konselor, psikiater, dsb) supaya mendapatkan penanganan yang lebih optimal untuk tetap sehat mental.
Referensi
  • Nevid, J.S., Rathus, S.A., dan Greene, B., (2014). Abnormal psychology: in a changing world. USA: Pearson Education.

Ditulis oleh: Stefani Virlia, S.Psi., M.Psi., Psikolog
Sumber gambar: Vintage photo created by jcomp – www.freepik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed