Yuk, Menjadi Social Support yang Baik bagi Orangtua dengan Anak Berkebutuhan Khusus
Ketika kita membahas tentang anak berkebutuhan khusus, apa yang ada di dalam benak Anda? Biasanya, anak berkebutuhan khusus didefinisikan sebagai anak yang memiliki keterbatasan fisik dan mental. Tidak salah. Tapi, anak-anak berkebutuhan khusus memiliki arti lebih luas dari itu. Anak-anak berkebutuhan khusus sebenarnya adalah anak-anak yang membutuhkan perhatian intensif. Seperti anak-anak yang kecanduan game atau obat-obatan, terlibat kriminalitas, sakit dan butuh perhatian khusus, dan lain-lain.
Karena mengasihi anak, orangtua anak berkebutuhan khusus juga ikut merasakan tekanan yang anak mereka rasakan. Ketika ada teman-teman yang mungkin mengolok atau menjauhi anak mereka, ketika ada orang tua lain yang berpikir bahwa anak berkebutuhan khusus sulit untuk ditangani, atau ketika sekolah menolak memberikan kursi kelas. Tidak hanya itu, mereka juga menghadapi masalah internal seperti kebutuhan finansial, menyesuaikan aktivitas sehari-hari, serta pengasuhan. Hal ini membuat orang tua anak berkebutuhan khusus menghadapi masalah yang tidak mudah dalam keseharian mereka.
Dalam salah satu kisah yang dibagikan oleh Alicia Arenas di seminar TedXSanAntonio, ia menceritakan bagaimana social support penting bagi orangtua anak berkebutuhan khusus. Ketika orangtua anak berkebutuhan khusus mendapatkan dukungan sosial yang tepat, hal itu tidak hanya mengubahkan dirinya, tapi juga mengubahkan kehidupan anaknya. Menjadi social support untuk orangtua anak berkebutuhan khusus secara tidak langsung juga membantu mengoptimalkan lingkungan tumbuh anak berkebutuhan khusus.
Menunjukkan dukungan tidak hanya sekadar mengabaikan atau berhenti pada titik ketika kita tidak membicarakan mereka di belakang. Menunjukkan dukungan adalah saat di mana kita menjadi teman yang membangun. Memiliki social support yang baik akan membantu orangtua anak berkebutuhan khusus untuk lebih bersemangat dan positif dalam keseharian mereka. Berikut adalah hal-hal yang bisa kita lakukan untuk menjadi social support yang baik untuk orangtua anak berkebutuhan khusus.
Bagaimana Menjadi Social Support yang Baik untuk Mereka?
1. Mengasihi dan menerima
Menerima orangtua anak berkebutuhan khusus dimulai dari menerima anak mereka. Sering kali secara tidak sadar kita menunjukan keengganan pada perilaku anak-anak berkebutuhan khusus. Kita mungkin kesulitan memahami apa yang mereka alami. Tapi hal itu seharusnya tidak menghalangi kita untuk menerima mereka.
Kita harus berhenti membandingkan anak berkebutuhan khusus dengan anak anak kita. Setiap anak diciptakan dengan kelebihan dan kekurangan mereka masing-masing. Mereka tidak aneh hanya karena mereka memiliki keterbatasan dan kebutuhan yang berbeda dengan anak lain. Kita hanya tidak terbiasa memfasilitasi mereka. Tapi hanya karena kita tidak terbiasa memfasilitasi mereka bukan berarti mereka bukan bagian dari kita. Setiap detail dari keberadaan mereka membuat mereka berhak untuk mendapatkan penerimaan dan kasih yang sama dari lingkungan sekitarnya.
2. Membagikan harapan
Sebagian besar masyarakat tidak terbiasa hidup berdampingan dengan anak berkebutuhan khusus. Hal ini bisa membuat orangtua khawatir akan masa depan anak mereka. Bagaimana mereka akan diterima oleh masyarakat? Akankah mereka dapat berkarir? Apakah mereka akan memiliki kehidupan yang baik?
Orangtua dengan anak berkebutuhan khusus perlu untuk melihat peluang dan harapan bahwa anak mereka dapat memiliki kehidupan yang baik. Harapan akan menjadi bahan bakar yang membuat mereka kembali bersemangat dan tidak putus asa.
Sebagai social support baik, kita tidak hanya berhenti pada tahap “tidak meremehkan mereka”. Kita dapat mulai aktif membagikan informasi atau kisah-kisah inspiratif. Berdiskusi dan menjadi tempat untuk bertukar pikiran. Dengan demikian, kita menjadi teman yang tidak hanya baik, tapi juga membangun untuk mereka.
3. Izinkan mereka untuk berbagi
Menjadi social support tidak hanya berbicara mengenai kita membantu mereka. Tapi juga tentang bagaimana kita memberikan ruang untuk mereka berbagi dalam kehidupan kita. Meskipun menghadapi kasus yang berbeda, orangtua dengan anak berkebutuhan khusus juga memiliki tips-tips atau pun kisah inspiratif untuk kita. Izinkan mereka untuk berbagi, mengetahui bahwa apa yang mereka alami juga dapat membantu menginspirasi orangtua lain.
Referensi
- Ainbinder, J. G., Blanchard, L. W., Singer, G. H., Sullivan, M. E., Powers, L. K., Marquis, J. G., … & Consortium to Evaluate Parent to Parent. (1998). A qualitative study of parent to parent support for parents of children with special needs. Journal of Pediatric Psychology, 23(2), 99-109.
Ditulis oleh: Amanda Teonata, S.Psi.
Sumber gambar: Business photo created by pressfoto – www.freepik.com
Others
- Photovoice: Best Practice on Data Analysis and Publication January 24, 2026
- Prepare/Enrich Certified Facilitator Training & Case Study 2026 January 24, 2026
- Mengapa Gen Z cenderung tidak tertarik menikah? September 1, 2025
- Helping Clients Heal from Father Wounds July 16, 2025
- Bisa romantis tapi gak kompak ngasuh anak? July 3, 2025

