Memiliki anak merupakan peristiwa yang sangat besar bagi kehidupan seorang wanita. Kehadiran seorang anak pada satu sisi merupakan momen yang membahagiakan namun disisi lain merupakan transisis kehidupan yang menegangkan. Dalam prosesnya jika seorang ibu merasa tidak nyaman dapat meyebabkan stress yang disebut baby blues (Ningrum, 2017)
Anak Tidak Menurut, Mengapa dan Apa yang Harus Dilakukan?
Pernahkah anda mengalami suatu kondisi dimana anak anda tidak menurut atau membangkang? Jika didalam kondisi tersebut, apa yang biasanya anda lakukan terhadap anak anda?Berikut adalah cara untuk menghadapi jika anak tidak menurut:
Mengapa Harus Minta Persetujuan Bercinta?
Pemaksaan dalam berhubungan seks terjadi pada siapa saja, tidak terpaut gender dan usia. Perilaku ‘memaksa’ dalam berhubungan seks dapat ditemukan dalam perilaku penyimpangan seksual (pedofilia, fatish, dsb.) atau Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Dalam artikel ini kita akan mengetahui seberapa penting persetujuan pasangan dalam menerima perilaku seksual (sexual consent) meskipun sudah saling terikat dalam pernikahan. Ada tiga alasan dasar mengapa persetujuan dalam hubungan seks perlu dilakukan.
3 Karakteristik Gen Z yang Orangtua Perlu Tahu
Generation Z (Gen Z) lahir pada tahun 1997-2012. Mereka terkenal ahli dalam bidang teknologi. Dengan canggihnya teknologi, Gen Z bisa mendapatkan hampir semua yang mereka inginkan. Mengakses informasi pelajaran, video tutorial, isu-isu dunia, hingga berbelanja dapat dilakukan dengan 1x klik. Memahami karakteristik anak dan perkembangan lingkungan sosialnya penting untuk orangtua. Memahami karakteristik Gen Z akan membantu orangtua menemukan strategi efektif untuk pengasuhan. Apa saja si karakterisik Gen Z yang kita harus tahu?
Memahami Komunikasi Interpersonal dan Menerapkannya dalam Relasi Berpasangan
Melalui artikel ini kita akan memahami manfaat komunikasi interpersonal dalam hal keharmonisan pasangan. Sastropoetro (dalam Riana dan Sudhana, 2013, h.24) mengatakan bahwa komunikasi interpersonal yang baik dalam pernikahan mampu memelihara hubungan. Selain itu, komunikasi interpersonal yang sehat meminimalisir terjadinya situasi yang dapat merusak hubungan pasangan. Melihat definisi dan manfaat yang sudah dijelaskan sebelumnya, mari kita beralih pada bagaimana cara menerapkan komunikasi interpersonal kepada pasangan. Adapun aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam komunikasi interpersonal sebagai berikut (dikutip melalui buku Komunikasi Antar Manusia karya Josept A. Devito):
Others
- Photovoice: Best Practice on Data Analysis and Publication January 24, 2026
- Prepare/Enrich Certified Facilitator Training & Case Study 2026 January 24, 2026
- Mengapa Gen Z cenderung tidak tertarik menikah? September 1, 2025
- Helping Clients Heal from Father Wounds July 16, 2025
- Bisa romantis tapi gak kompak ngasuh anak? July 3, 2025






